July 20, 2016

Museum Day

Monumen Nasional



           Hai semua jadi akhir-akhir ini aku lagi mood buat jalan-jalan ke tempat baru yang beda dari rutinitas biasanya. Kalau biasanya aku main ke mall tapi beberapa saat lalu aku main ke musium sama temen aku Tarin dan Macan a.k.a Tora. Langsung aja klik namanya kalau mau kepoin sosial media mereka ya.
Jadi kami ber-3 janjian di Monas jam 12.00 siang WIB. Dimana Tarin temenku tersayang yang terkenal galak ini datang tepat waktu dan aku datang telat begitu juga Macan. Tarin ini tadinya talent manager di agensi aku, setelah sering liat dia marahin orang di museum getaway kali ini akhirnya gua kena juga hahahaha yah well salah gua juga sih tapi gak berapa lama diapun baik kembali. Jangan galak-galak kenapa sist, takut hahaha muach!

         Kalau kalian lupa atau belum tahu Monumen Nasional ini kepunyaan Republik Indonesia yang konstruksinya dibangun pada 17 agustus 1961 yang selesai 14 tahun kemudian di tahun 1975. Monumen setinggi 132 meter ini dibangun untuk melambangkan perjuangan meraih kemerdekaan Indonesia. Kalau mau mampir kamu bisa membeli tiket seharga err kalo gak salah inget Rp 5.000,- rupiah untuk di area cawan (bagian bawah) dan Rp 8.000,- untuk naik ke puncaknya (maaf kalo salah inget). Nah kalau sudah beli tiket di depan area masuk kamu bisa naik keretanya untuk masuk ke dalam. Tapi karena aku, Tarin, dan Macan gak tahu jadi kami jalan kaki dari depan sampai dalam hahahahaha PANAS BANGET NJIRRR 

            Tadinya kami mau naik ke puncak monas tapi antrinya panjang banget jadinya cuma di bagian bawah aja karena habis dari Monas kami berencana pindah ke museum lain. Di Monas bagian bawah ada museum yang berisi banyak patung yang menceritakan sejarah Indonesia merebut kemerdekaan. Hayo masih pada inget gak ceritanya? kalau udah pada lupa mungkin ada baiknya main juga ke museum biar inget-inget lagi. Jangan cuma mantan doang di inget-inget #eh hehehe Kalau kalian mau main ke Monas jam operasionalnya buka dari jam 9.00 - 16.00 WIB dan tutup setiap senin terakhir di tiap akhir bulan.



"History is not a burden on the momory but an illumination of the soul"
- Lord Acton -




            
             Selain ada museum dibagian Cawan Monas juga ada Ruang Kemerdekaan ini yang berbentuk amphitheater. Pas aku kesini gak ada acara sih, tapi kayaknya ruangan ini biasa dipakai untuk acara-acara edukasi.Kalau difoto dari atas begini kayaknya lambang garudanya kecil ya, padahal besar dan megah banget lho. nih liat 2 manusia kerdil mau pegang gak sampe hahahaha



            Ini salah satu miniatur patung di Monas yang menceritakan sejarah Indonesia. Pasti tahu dong sosok yang pakai sorban dikepala yang sedang naik kuda warna cokelat muda itu? Yup, Tuanku Imam Bonjol alias pahlawan kita dari Sumatra Barat.

          Tuanku Imam Bonjol ini adalah tokoh pejuang penting dalam perang di Sumatra Barat yang disebut Perang Padri yang berlangsung selama 18 tahun. Kalau jadi orang udah SMA kelas 11 tuh, lama banget ya?! Jadi Tuanku Imam Bonjol selain pejuang dia ini ulama beragama Islam atau saat itu dikenal dengan nama Kaum Padri yang ceritanya ribut sama Kaum Adat. Menurut gua seru lho ceritanya. Si Tuanku Imam Bonjol ini gak setuju sama kebiasaan Kaum Adat yang suka judi, sabung ayam, mabuk-mabukan, tembakau yang gak sesuai sama ajaran Islam. well tapi actually si Kaum Adat lawannya ini sebenernya udah memeluk Islam juga tapi semacam gak berkomitmen untuk lakuin ritual formal agama Islam mungkin kalo jaman  sekarang itu sebangsa Islam KTP kali maksudnya ya #NoOffense guys Nah ceritanya tuh si Kaum Adat udah mau kalah, eh pas udah kepepet akhirnya minta bantuan ke Belanda yang ternyata belakangan kok bukannya bantuin Kaum Adat tapi malah bikin makin rumit yang akhirnya Kaum Adat bersatu sama Kaum Padri-nya Imam Bonjol buat melawan belanda bareng. you guys mau dipihak mana?! YAELAH SERIUSAN GET IT TOGETHER GUYS lol

           Sadly sih akhirnya perang ini dimenangkan pihak penjajah setelah mereka 3 kali ganti komandan perangnya, yang akhirnya Tuanku Imam Bonjol diasingkan, itu juga karena dijebak bilangnya diajak berunding di daerah bernama Palupuh yang kemudian diasingkan ke Cianjur, Jawa Barat. Curang lu nyet! Tapi sekarang Tuanku Imam Bonjol tetep dikenang terus namanya dijadiin nama jalan, stadion, universitas, atau yang paling kita familiar yang ada di duit Rp 5.000,- Seru kan cerita Imam Bonjol?!  nah sekarang kita kembali lagi ke foto-foto di Monas


Ir Soekarno, Tarin dan Diras yang kepanasan!



                   ini kereta yang mengantar pengunjung dari luar ke dalam dan sebaliknya, jadi untuk naik ini gak perlu bayar lagi kalau sudah beli tiket Monas. Yang kemudian tiket aku dan Tarin AKU ILANGIN DI DALEM MUSEUM, tapi untungnya bapak masinisnya gak teliti ceknya jadi pas dia lagi periksa aku belaga bego senyum-senyum aja. Maaf Tarin & Macan lain kali benda penting jangan di titip ke aku ya. my bad again. Sesudah puas dari Monas aku dan temen-temen aku sorenya pindah ke Museum Perumusan Naskah Proklamasi.



disclaimer : copyright some pictures on this post belong to all respective owners

Museum Perumusan Naskah Proklamasi


                  Sebelum Indonesia merdeka di 17 Agustus 1945 ada juga peristiwa penting lain yaitu perumusan naskah proklamasinya yang terjadi di rumah Laksamana Maeda yang sekarang jadi museum ini. Bangunan ini dibangun tahun 1920 dengan desain arsitektur kolonial yaitu arsitektur yang berkembang selama masa penjajahan Belanda waktu itu. Didalamnya berisi masih ada furniture dari jaman dulu, benda-benda kuno didalam etalase kaca, dan kalau kamu ke taman belakang ADA RUANG BAWAH TANAHNYA yang kalau gak salah untuk penyimpanan senjata atau akses untuk melarikan diri kalau keadaan dikepung.


             Ini di teras yang menghadap taman terbuka berbentuk persegi panjang, kata penjaganya area di belakang ini dulu suka dipakai untuk mengadakan pesta. Eh belum cerita OOTD aku ya, untuk acara jalan-jalan yang sudah diprediksi bakal panas ini pastinya aku pakai outfit yang nyaman berbahan katun, no high heels of course, jadi pakai sneakers aja biar gak capek jalan sepanjang hari dimana sneakers warna warninya matching sama top aku. handbag berwarna hijau tosca-nya matching sama gelang dan jaket tosca aku yang cuma berfungsi sebagai aksesoris cukup diikat dipinggang.


                  Nah ini nih ruang makan yang dipakai Ir Soekarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Soebardjo  yang dipakai untuk merumuskan naskah proklamasinya. Tapi bangkunya gak boleh didudukin ya karena udah kuno nanti rusak. Ir Soekarno yang menyiapkan pena dan menulis draftnya sedangkan Moh. Hatta dan Ahmad Soebardjo yang nyumbang pikirannya secara lisan. Pas aku sampai di museum ini sudah pukul 14.45 WIB dan 15 menit lagi tutup. Ruangan ini gelap sudah dimatiin lampunya, dan serius sebenernya pas pertama liat GUA KAGET BANGET gua gak tau bakal ada 3 patung seukuran manusia ini. Jadi ini foto copyright bukan punya aku karena faktornya pertama gua gak berani di tempat baru, ke-2 gua gak berani di tempat gelap. apalagi lu suruh gua foto patung diruangan gelap yang baru gua kunjungin JANGAN HARAP, gua lewat ruangan ini aja cepet-cepet hahahaha #coward

 

Rainbow top : made in Indonesia
white flare skirt : h&m
sneakers : nike
handbag : charles & keith
 chocker : a gift from my lil sist

               Bapak penjaga yang urus museum ini baik lho meskipun kami telat mampir tapi masih ditemenin dan di ceritain berbagai hal tentang tempat ini. EH MASA KITA BER-3 TURUN KE RUANG BAWAH TANAH, tapi sayang gak ada fotonya abis gelap. Tapi diruang bawah tanah ternyata gak ada isinya cuma kosong aja tapi ada lorong sempit yang belum dilanjut penggaliannya jadi kata bapak penjaganya belum tau ada apa dibalik situ. Dari pada nanti nongol zombie mending gua buruan keluar lah ya (T.T) 

               Sesudah berterima kasih sama pak penjaganya kami ber-3 akhirnya ke Pacific Place deh makan sore di salah 1 restoran jepang. Aku makan ramen pakai daging sapi yang porsinya besaaaar sedangkan Macan dan Tarin pesan sushi, setelah seharian kepanasan akhirnya ngadem juga dan setelah itu mampir sebentar ke @America yang interiornya lucu, ngobrol dan foto-foto lagi. Setelah mulai malam pukul 19.00 WIB aku dan Tarin pulang duluan sedangkan Macan lanjut kerja di @America




 

baca juga :

diras bawel mode on


               Hari musium bareng temen-temen aku ini seru dan meskipun capek rasanya lain kali mau jalan-jalan lagi deh ke tempat lain yang menyimpan banyak cerita seru, Terima kasih sudah mampir baca blog aku semuanya  buat kesekian kali sekedar ingetin jangan lupa sayang bangsa sendiri sebelum sayang bangsa lain ;)

xoxo, Diras
social media influencer.
kontak : itsdiras@gmail.com
instagram  @itsdiras 10k followers
twitter @jsnavidiras 1500+ followers
facebook ayu adiras  2000-5500 views each post


stalk my friend :
 Tarin's instagram
Macan's twitter

3 comments:

  1. omg!!!! you're so cute>,< love your rainbowish top!
    been planning to go the top of monas, but kinda scared of people there
    gurl so envy of your hair ability to look flawless after a hot dayx(

    heavenlypapaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. You should go there with a lot friends so it's save! I've been planning as well to go the top of monas since I was failed on this one hahaha
      after a hot tiring day my secret are blotting paper for oil control, hair brush, loose powder, and lip balm ;)

      Delete
  2. Thank you for your sharing,this blog is written fantastic.



    Play games together like-minded, welcome together.OSRS Gold this website it's so good.

    ReplyDelete

Large Rainbow Pointer