April 10, 2017

4 Istilah Fashion yang Wajib Kamu Ketahui Feat Threelogy

                   Pada artikel ini aku akan berbagi sedikit info dan mengulik sedikit sejarah fashion dari era dulu yang menciptakan berbagai model pakaian. Aku akan memulai hashtag baru di blog maupun instagram yaitu #Ensiklopediras dimana aku akan menjadi guru digital kalian dan berbagi tips maupun info yang aku tau. Kali ini aku membahas 4 istilah fashion yang wajib kamu ketahui, 4 diantaranya yaitu :

 1. Flare

sumber : wikipedia


kredit : #EdwinWoen


kredit : Threelogy.co

              Flare atau disebut juga bell bottom berciri siluet pakaian yang melebar di bagian bawah. Sejarah mulainya trend flare ini diawali oleh para pelaut di awal abad 19 ketika seragam U.S Navy belum diresmikan. Perwira angkatan laut Stephen Decatur mendeskripsikan para pelaut pada masa itu memakai topi dengan pinggiran kaku yang tepinya dihias anyaman pita, memakai jaket biru di atas rompi, dan celana biru model flare. Seiring waktu siluet ini tidak hanya diaplikasikan pada celana namun juga pada dress, blouse, tank top, dll.

              Threelogy mempunyain 3 varian panjang, yaitu Tank Top Flare versi mini, midi atau maxi. Favorit aku sebenernya yang mini, jadi ala cropped top gitu, namun apa daya akhir-akhir ini aku jarang sit up jadi perutku agak GENDADH hahahaha makanya aku lebih sering pakai yang midi. Threelogy mempunyai berbagai varian yang cocok untuk semua kondisi perut hahahaha


2. Ruffles
 
ruffles pada kerah baju di era dahulu

ruffles pada dress pengantin


               Ruffles yaitu sepotong bahan panjang baik renda, pita, chiffon atau bahan apapun yang dijahit secara tumpuk secara berulang ulang sehingga membentuk volume yang bergelombang. Biasanya di terapkan pda detail di bagian kerah baju, ujung lengan atau bagian bawah baju. Ruffles sudah dimulai dari abad ke 15, namun teknik ini tetap berjaya hingga era sekarang.


3. Peplum 




             Peplum berarti bahan yang di sambungkan pada atasan atau jaket sehingga memberikan kesan lekukan antara pinggang dan pinggul. Sebenernya tipe siluet peplum ini sudah ada dari jaman Yunani kuno. Jaman dulu di aplikasikan pada dress wanita. Dulu potongan dress hanya kain persegi panjang jadi dibentuk siluet peplum di bagian pinggang dengan bros, pin atau diikat tali. Jaman dulu disebutnya Peplos.


4. Drop Hemline




               Drop hemline atau disingkat drop hem berarti siluet pakaian yang lebih panjang. Agak mirip sama peplum tapi bedanya posisi sambungan bahannya lebih rendah. Kalo peplum sambungannya di pinggang, sedangkan drop hem jatuhnya di paha. Model ini memberikan kesan bagian tubuh atas lebih panjang dan ramping. Koleksi Drop Hem Threelogy juga mempunyai 3 jenis panjang. favorit aku yang dress. Karena seperti versi modern dari gaya fashion drop hem klasik yang musim di tahun 1920an.  


 
photo credit belong to respective owner


                     Nah...gimana udah ngerti belum 4 istilah diatas? Udah ngerti belum bedanya peplum dan drop hem? mudah kan! Meskipun ini memang artikel sponsor tapi aku selalu berusaha membuat artikel yang informatif. Jadi sesudah baca tetap ada info baru yang bisa kamu pahami. Jangan lupa kalo perlu produk basic seperti dress hitam atau atasan hitam polos aku merekomendasikan Threelogy. Selain berkualitas baik harga dimulai dari IDR 129.000 untuk clean cut tank lho, gak bikin dompet nangis lah ya (>w<)/


Artikel ini didukung oleh :
shop here : threelogy.co 
instagram : @threelogyco
facebook : threelogy


hug and kisses, Diras
fashion, beauty & lifestyle influencer


social media :
twitter : @jsnavidiras  1800+ followers
ps :open slot for brand ambassador and sponsorship
contact : itsdiras@gmail.com








No comments:

Post a Comment

Large Rainbow Pointer